Movie Review: Blue Jasmine

8/10

best-movie-quotes-oscars-2014-best-picture-nominees-blue-jasmine

Tak ada orang yang bisa menertawakan kesialan orang lain dalam sebuah film seperti yang dilakukan oleh Woody Allen. He is The Best Man for The Job.

Blue Jasmine bercerita tentang bagaimana Jasmine berusaha bangkit kembali setelah bangkrut akibat kejahatan suaminya yang berbisnis dengan cara ilegal. Jasmine kemudian menumpang hidup di apartemen adiknya, Ginger, dan berusaha menata hidupnya kembali.

Kalau biasanya dark comedy yang pernah saya tonton bercerita tentang orang-orang jahat (macam perampok, penjudi, penipu, dll) berusaha melancarkan aksinya namun terus menerus mendapat kesialan, atau engga (terakhir nonton film super lucu We’re The Miller, salah satu contoh dark comedy yang bagus belakangan ini), maka Blue Jasmine menceritakan tentang orang miskin yang sombong, gak tahu diri, gak tahu malu, dan muka tembok serta muka badak. Semua karakter itu ada di diri Jasmine. Memang rada gak sopan sih menertawakan kehidupan sial orang lain, tapi kalo melihat sifat-sifatnya yang seperti itu, siapa juga yang mau mengasihini dia.

Kenyataan bahwa Allen membeberkan flash back kehidupan masa lalu Jasmine (yang gak terlalu lampau) yang lompat-lompat pada beberapa scene, seolah ingin memberikan reasoning terhadap segala perilaku dan sifat Jasmine. Namun kemudian Allen menghempaskan penonton kembali kepada realitas masa kini Jasmine yang sudah jatuh miskin namun tak tahu diri, tetap berlagak seperti orang tajir, hell no, Jasmine, you can go to hell.

Setelah nonton film ini saya jadi mikir, kadang kita ketemu sama manusia-manusia yang kayak gini. Kita tahu bahwasannya sifat dasar manusia itu ada dua, baik dan buruk, tergantung yang mana yang dominan. Tapi toh, walaupun keburukan yang dominan, tetap ada kebaikan tertinggal dalam hati. Kalau yang baik itupun sudah tak lagi tampak pada diri manusia, untuk apa kita baik-baikin dan berbaik sangka kepada orang itu? Orang-orang kayak gini gak patut dikasihani. Dan khusus untuk orang-orang dengan perilaku seperti ini, bahkan tawa miris pun terlalu luxury untuk mereka. Mereka wajib kita tertawakan dengan tawa lepas yang terpingkal-pingkal.

BLUE-JASMINE

Tadinya saya berharap Amy Adams yang bakal menang Oscar lewat film American Hustle. Lagipula Blanchett dan Streep sudah pernah menang Oscar, dan ini nominasi Oscar Adams yang sudah entah keberapa kali. Tapi setelah nonton Blue Jasmine, memang patutlah Blanchett yang dapat Oscar. Aktingnya sangat kuat dan menjadi daya tarik utama film ini. Gak nyangka aja Blanchett yang biasa dapat peran sebagai wanita tangguh, kuat, baik-baik, pokoknya peran positif deh, kali ini bisa berakting menyebalkan dengan sangat wajar.  And finally, Oscar-nom for Sally Hawkins.

This movie is a must see for Dark Comedy lover.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s